Andrey Beruatwarin · @andreychannel1892

Posted 5 months ago
2.66K followers
564 views
14 likes
0 comments
0 shares

Pertempuran Waterloo (18 Juni 1815) Pertempuran Waterloo merupakan salah satu pertempuran paling ikonik dan menentukan dalam sejarah dunia, yang menandai akhir dari era Napoleon Bonaparte sebagai penguasa Prancis. Pertempuran ini terjadi pada 18 Juni 1815 di dekat desa Waterloo, sekitar 15 km selatan Brussels, Belgia (saat itu bagian dari Kerajaan Belanda Bersatu). Ini adalah klimaks dari "Seratus Hari" Napoleon setelah kabur dari pengasingan, dan menjadi kekalahan terakhirnya yang mengakhiri Perang Napoleon (Napoleonic Wars) yang telah berlangsung selama lebih dari dua dekade. Latar Belakang dan Penyebab Kembalinya Napoleon: Pada 1814, Napoleon dipaksa turun takhta setelah kekalahan di Pertempuran Leipzig dan diasingkan ke Pulau Elba. Namun, pada 26 Februari 1815, ia kabur dan kembali ke Prancis pada Maret 1815, merebut kembali kekuasaan tanpa perlawanan besar (dikenal sebagai "Seratus Hari"). Koalisi Ketujuh: Negara-negara Eropa (Inggris, Prusia, Rusia, Austria, dll.) membentuk Koalisi Ketujuh untuk menghentikan Napoleon. Kongres Wina bahkan menyatakan Napoleon sebagai "penjahat perang" pada 13 Maret 1815. Strategi Napoleon: Napoleon bergerak cepat melintasi perbatasan Belgia pada 15 Juni 1815 untuk memisahkan pasukan Sekutu (Anglo-Belanda di bawah Duke of Wellington dan Prusia di bawah Gebhard von Blücher). Ia menang di Ligny (melawan Prusia) dan Quatre Bras (melawan Wellington) pada 16 Juni, tapi tidak menghancurkan mereka sepenuhnya. Hujan deras pada malam 17 Juni (diduga dipengaruhi abu vulkanik dari letusan Gunung Tambora di Indonesia pada April 1815) membuat medan berlumpur, menunda serangan Napoleon. Kekuatan Pasukan Pihak Komandan Utama Jumlah Pasukan Awal Pendukung Tambahan Total Efektif Prancis Napoleon Bonaparte ~72.000 - ~72.000 Sekutu (Anglo-Belanda) Duke of Wellington (Arthur Wellesley) ~68.000 Pasukan Prusia (~45.000-50.000) ~118.000 Prusia Gebhard von Blücher - Bergabung sore hari - Pasukan Wellington multibangsa (Inggris, Belanda, Belgia, Jerman), sementara Napoleon mengandalkan veteran tapi banyak rekrutan baru. Jalannya Pertempuran Pagi hingga Siang: Napoleon menunda serangan hingga pukul 11.30 karena lumpur menghambat artileri dan kavaleri. Serangan pertama Prancis ke Hougoumont dan La Haye Sainte (pos kunci Sekutu). Serangan Utama: Marshal Ney memimpin serangan infanteri dan kavaleri besar-besaran. Pasukan Prancis hampir menembus garis Sekutu, tapi formasi kotak infanteri Inggris menahan serangan kavaleri. Kedatangan Prusia: Sore hari (sekitar pukul 16.30-19.00), pasukan Blücher tiba dari timur, menyerang sayap kanan Prancis. Marshal Grouchy (dikirim Napoleon mengejar Prusia) gagal menghalangi mereka karena perintah kabur. Serangan Terakhir: Napoleon memerintahkan Garde Impériale (pasukan elit) menyerang, tapi gagal. Sekutu dan Prusia melancarkan serangan balik, menyebabkan panik dan runtuhnya pasukan Prancis. Pertempuran berlangsung ~9 jam, sangat berdarah, dan Wellington menyebutnya "the nearest-run thing you ever saw in your life" (hampir kalah). Akibat dan Dampak Korban Jiwa: Prancis ~25.000-33.000 (tewas, luka, hilang/tawanan); Sekutu ~15.000; Prusia ~7.000. Total ~50.000 korban dalam satu hari. Kekalahan Napoleon: Pasukannya hancur, Napoleon abdikasi lagi pada 22 Juni 1815, ditawan Inggris, dan diasingkan ke Pulau Saint Helena hingga meninggal pada 5 Mei 1821. Akhir Perang Napoleon: Mengakhiri dominasi Prancis di Eropa, memulihkan monarki Bourbon di Prancis, dan membentuk tatanan Eropa baru di Kongres Wina (era Pax Britannica). Warisan: Istilah "meet one's Waterloo" berarti mengalami kekalahan telak. Medan perang kini situs wisata dengan monumen Lion's Mound. Pertempuran ini sering dianggap sebagai salah satu yang paling berpengaruh karena mengubah peta politik Eropa dan menutup era revolusi Prancis. Jika Napoleon menang, sejarah Eropa mungkin sangat berbeda! #tiktok #sejarah #history #waterloo #battleofwaterloo