Pojoksatu · @pojoksatu.id

Posted 4 days ago
10.89M followers
3.1M views
349.4K likes
1.18K comments
19.4K shares

Saat KM Nurul Salsa karam, Umar tak menyelamatkan dirinya sendiri, pelampung terakhir itu ia berikan kepada Naura, cucu kesayangannya. Kisah nyata itu terjadi sesaat sebelum KM Nurul Salsa tenggelam di perairan barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, pada Rabu, 15 Juli 2026. Tragedi tenggelamnya KM Nurul Salsa meninggalkan duka dan penantian panjang bagi keluarga korban. Salah satu keluarga korban, Andi Eka Gurnati, hingga kini masih menunggu kabar 5 anggota keluarganya yang belum ditemukan. Mereka termasuk dalam 18 penumpang yang masih dinyatakan hilang berdasarkan data Basarnas Makassar. Kepala Basarnas Makassar, Muhammad Arif Anwar, menyebutkan bahwa saat kapal tenggelam terdapat 78 orang di atas kapal, termasuk delapan anak buah kapal. Hingga hari keenam pencarian pada Senin malam, 20 Juli 2026, sebanyak 59 orang berhasil ditemukan selamat dan satu orang ditemukan tiada. Andi Eka Gurnati mengungkapkan bahwa 6 anggota keluarganya sebelumnya menghadiri pesta pernikahan keluarga di Pulau Jampea pada Minggu, 13 Juli 2026. Mereka adalah Muhammad Umar (88), Maridaeng (65), Naurah Bintany Syafiah (13), Sahrul Amin (53), Bau Intang (50), dan Rosmaeni (56). Setelah acara selesai, mereka berangkat bersama dari Pelabuhan Ujung Jampea menuju Pelabuhan Benteng Jampea dengan menumpang KM Nurul Salsa.